Untuk cara memilih laras senapan yang bagus, di karenakan laras yang selama ini kita pakai akurasinya sudah tidak lagi bagus di akibatkan alur di dalamnya sudah mulai menipis dan di saat di tembaki lari mimisnyapun sudah ngacak,anda ingin memodifikasinya dan menganti laras baru namun anda bingung ingin memilih jenis laras yang paling bagus itu seperti apa, untuk laras tersebut memiliki berbagai macam ukuran, dari panjang 45cm, 50 cm, 55 cm, 60 cm, 65 cm dan 70 cm, alurnya pun ada yang 6, 8, 10, 12, dan jenis ukuran mimis pun berpariasi dari 4,5mm, 5,5mm dan bahkan ada yang 9mm.untuk laras tersebut yang mempengaruhi larinya pellet/ akurasi itu di pengaruhi dengan alur yang ada di dalam laras tersebut.
Pada kesempatan kali ini, saya mencoba menjelaskan cara memilih laras dan mengecek kondisi alur di dalam laras secara mudah yang umumnya di lakukan, sebagai dasar pemilihan laras, paling tidak sedikit memberi keterangan kepada teman-teman yang mungkin belum paham dan terlalu mengerti untuk memilih laras yang baik, berikut ulasan dari saya..
Pertama ambillah kertas bungkus rokok yang di dalam,kertas kado, cermin yang intinya bisa memantulkan cahaya dan sesuaikan dengan lobang laras, potong bagian ujungnya bentuk segita jika itu kertas pembungkus dalam rokok dan kertas kado,subaya masuk dalam lubang lara,masukkan ujung kertas yang anda bentuk segitiga tadi ke dalam ujung laras,dengan posisi kertas yang mengkilap tadi di bagian atas, jika cermin cukup letakkan ujung laras di atas cermin dengan posisi mereng, kemudian ambi senter dan arahkan cahayanya kearah bagian atas kertas/cermin yang mengkilat terebut,sehingga pantulan cahaya dari senter tersebut masuk kedalam lobang laras.jika tidak ada senter anda bisa menggunakan cahaya matahari, intip lobang laras melalui ujungnya, disini kita bisa melihat alur dari laras tersebut dengan jelas apakah alur dari laras tersebut ada yang rusak atau terdapat kotoran sisa pembuatan laras belum terlalu bersih dan tidak sempurna,
apa bila rusak lebih baik kita ganti larasnya karena bisa di katakan tidak bisa zeoring atau pellet yang di tembakkan tidak tentu alias ngacak, kadang ke kanan kadang kekiri, atas bawah,tidak tepat pada suatu tempat. alur rusak yang di maksud disini biasanya terjadi pada laras yang bahannya dari besi baja, lama tidak terpakai atau kurang perawatan sehingga alur menjadi karatan sehingga ada salah satu alur yang rusak.
apa bila rusak lebih baik kita ganti larasnya karena bisa di katakan tidak bisa zeoring atau pellet yang di tembakkan tidak tentu alias ngacak, kadang ke kanan kadang kekiri, atas bawah,tidak tepat pada suatu tempat. alur rusak yang di maksud disini biasanya terjadi pada laras yang bahannya dari besi baja, lama tidak terpakai atau kurang perawatan sehingga alur menjadi karatan sehingga ada salah satu alur yang rusak.
Untuk laras bekas biasanya sudah terjadi kerusakan pada lubang laras yang menyebabkan tekanan dari angin menjadi berkurang sehingga berpengaruh pada kecpatan pellet karena angin keluar dari sela-sela alur yang haus tadi, untuk mengecek haus tidaknya alur laras bisa kita lakukan dengan memasukkan pellet kedalam lobang laras, jika masuknya mudah dan longgar berarti alur laras terjadi kehausan atau kelonggaran, karna seharusnya pellet masuk agak sesak atau persisi dengan lobang pada senapan.
Ambil sepotong bambu yang panjang sepanjang laras lebihkan 20 cm atau menurut selera teman, raut bambu tadi sampai ukuranya bisa dengan mudah masuk kelobang laras usahakan rautannya rapi dan halus karna di kuatirkan menggores alur laras tersebut, setelah bambu sudah siap, ambil sebutir pellet kemudian masukkan
dan dorong kedalam dengan menggunakan bambu secara perlhan, jangan mendorong terlalu memaksa karna kita harus mendorong mengikuti alur di dalam laras, maka kiata mendorong memutar, dorong peluru sampai ujung laras, apabila dorongannya mulus atau tidak ada hambatan sama sekali berarti alur laras tidak ada yang rusak, atau tersendak di tengah ada yang seperti mengganjal atau ngelos berarti laras ada yang rusak alurnya di dalam, sebaiknya ganti dengan laras yang lain, kejadian laras ngelos atau tersendak di tengah biasanya disebabkan faktor kualitas bubutan dari laras adalah handmade industri, bukan pabrikan, karena kita harus jeli dan teliti memilih laras yang bagus.
dan dorong kedalam dengan menggunakan bambu secara perlhan, jangan mendorong terlalu memaksa karna kita harus mendorong mengikuti alur di dalam laras, maka kiata mendorong memutar, dorong peluru sampai ujung laras, apabila dorongannya mulus atau tidak ada hambatan sama sekali berarti alur laras tidak ada yang rusak, atau tersendak di tengah ada yang seperti mengganjal atau ngelos berarti laras ada yang rusak alurnya di dalam, sebaiknya ganti dengan laras yang lain, kejadian laras ngelos atau tersendak di tengah biasanya disebabkan faktor kualitas bubutan dari laras adalah handmade industri, bukan pabrikan, karena kita harus jeli dan teliti memilih laras yang bagus.

0 komentar:
Post a Comment